Jangan salah
sangka dulu. Ini bukan tentang sebuah rasa menyayangi yang kamu pikir. Bukan
tentang rasa pria pada wanita. Bukan juga rasa wanita untuk pria. Ini adalah
tentang jatuh cinta yang tak biasa. Jatuh cinta yang mengakar kuat, menahun,
mendarah daging, menghidupkan dinamika.
Jangan
berprasangka dulu. Aku mencintainya tanpa meminta. Aku mencintai dengan rasa
dan tindakan yang nyata. Tidakkah dia sadari? Tingkahku, lakuku, senyumku,
diamku, marahku, bahkan doaku nyaris selalu ada dia.
Kata
orang, cinta tak dapat dilogika. Inilah perbedaannya. aku mencintainya dengan
logika. Aku mencintainya dengan bijaksana. ada kalanya, aku harus meregang
namun akan tiba saatnya aku harus mendekap erat cintaku padanya.
Kata
orang, cinta akan membuatmu gila jika kau tak bersamanya. Lagi-lagi ini
perbedaanya. Justru aku semakin gila jika tak membiarkannya dicintai oleh orang
lain. Justru aku tak bahagia jika hanya aku sendiri yang mencintainya. Justru aku
tak lagi bangga jika hanya aku dan dia yang saling mencinta.
Dia
yang harus kulepas karena saatnya telah tiba. Dia yang kini sedang bahagia
bersama mereka yang juga mencintainya. Dia yang akan selalu kucinta. Mungkinkah
ini yang disebut jatuh cinta sedalam-dalamnya?
to be continue
dwi febrilia a.r
18/12/2014 1.30 AM
0 comments:
Post a Comment