Wednesday, 19 August 2015

manusia?


Manusia, makhluk paling sempurna, yang seringkali merasa tak sempurna…

Seringkali aku bercermin, lalu menghela nafas panjang, lalu… kecewa…
Mengapa aku tidak secantik dia?
Seringkali aku melihat hidupnya, penuh bahagia, berkeliling Indonesia tanpa risau masalah biaya..
Andai aku seperti dia…

Manusia, makhluk paling sempurna, yang tak pernah bertingkah sempurna…

Tak jarang aku menggerutu bila kau bercengkrama dengannya…
Tak jarang muncul rasa benci jika kalian asyik bicarakan hal yang sama…
Tak jarang hati ini memaki ungkapkan rasa kesal ku padanya…
Tak jarang lidah ini mengutuk tentang kau dan dia…

Manusia, makhluk paling sempurna, yang (mungkin) butuh disempurnakan…

Terkadang muncul rasa bersalah yang merambat sesali pikiran buruk yang menguasai, tentang kau dan dia,
Terkadang logika juga lelah memperhitungkan sakit hati yang kualami, masih tentang kau dan dia,
Terkadang hati merelakan segala yang terjadi tentang kau dan dia,
Tapi, terkadang aku sadar atas apa yang ku alami, aku butuh berbenah diri atas penyakit hati ini dengan  dekatkan diri pada Illahi Rabbi tuk sempurnakan hidup di dunia ini…

Manusia, makhluk sempurna?
Itukah aku?
Itukah kamu?
Ataukah kita semua?

Mungkin manusia memang sempurna atas akal, tapi hati?
Pantaskah “sempurna” berlaku untuk kita?

Malang, 19 Agustus 2015 14.38

0 comments:

Post a Comment

 
 
Copyright © que sera sera
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com