Pernah
mendengar kalimat seperti itukah? Atau kamu yang pernah mengucapkan kalimat
itu? Well, resapilah. Ada diksi penjelas disitu. Tau? Diksi penjelas itu adalah
kata “pernah”. Apakah artinya pernah? Pernah bisa berarti banyak. Dalam kalimat
“Saya pernah ke sana” arti kata pernah menjadi berbeda dengan judul di atas,
pernah dalam “Saya pernah ke sana” berarti telah. Tetapi dalam “dia pernah
menyukaimu” adalah sudah tidak lagi. Got it?
Bagaimana
rasanya menerima kalimat seperti itu? Ada dua kemungkinan. Salah satunya,
pahit! Iya! Benar. Sangat pahit. Sangat pahit kalau “ternyata” kita sebenarnya
juga menyukainya. Dulu atau bahkan sampai saat ini. Tetapi kalimat itu bisa
berarti biasa saja bila kita tidak pernah merasakan yang sama pada orang
tersebut. Well, bisa dipahami?
2013-02-14
0 comments:
Post a Comment