Ada kalanya,
kita harus meredam segala emosi yang memuncak. Menahan sampai titik terendah,
dengan hati yang tenang. Hingga kita lupa, hingga kita menerima, hingga kita
mengikhlaskan. Ada kalanya, kita bertanya, sampai kapan kita harus
melakukannya? Membiarkan rasa tersisih, dan terlambat menyadari ada rasa sakit
yang meradang, perlahan menimbulkan resah, dan menguasai bak amarah.
Bahwasannya,
hidup adalah proses yang tak berujung. Yang kelak akan menimbulkan hasil di alam
sana. Sebuah kalimat penasihat paling mujarab peredam lelah saat kita berproses.
Aku meyakini bahwa proses ini memang harus kita tempuh, walaupun harus berjalan
jauh, merengkuh. Tetapi, timbul lagi pertanyaan, apakah dengan cara yang benar
dapat diproses dengan tepat dan hasilnya akurat? Bagaimana efisiensi usaha kita
jika hasilnya jauh dari pengharapan?
Mungkin
harus ku simpan. Sama sepertimu yang menyimpan. Segala pertanyaan ini. Yang
akan terus beranak jika diungkapkan. Selamat menempuh ujian hati ini. Rindu
harus tertahan. Selalu bersemangatlah, semua akan mudah. Selamat malam, sayang.
0 comments:
Post a Comment