Hai, Ge. Beberapa
hari ini, kau menghilang. Aku khawatir. Aku khawatir kamu marah padaku. Dan aku
takut, kamu menghilang perlahan dari hidupku. Egois, ya? Aku memikirkan diriku
sendiri? Bahkan aku hanya memikirkan apa yang kelak terjadi padaku jika kamu tidak
lagi menemaniku. Aku tak pernah memikirkan apa kamu masih nyaman dan bahagia
bersamaku. Maaf.
Hai, Ge. Jujur, kamu
memang mempesona. Ya, bagiku “Ge”adalah orang yang patut untuk dilihat dengan
mata lengkap. Bukan sebelah mata. Begitupun kamu. Ketika banyak orang
meremehkanmu, aku melihat sisi lain. Bahwa kamu berpikir lebih dari yang orang
lain pikirkan. Dan orang lain tidak pernah menyadari itu.
Hai, Ge. Berada di
sampingmu adalah suatu kebahagiaan bagiku. Bahkan aku tak bosan walaupun kamu
mengucap hal yang sama. Kamu baik. Kamu sempurna dengan ketidaksempurnaanmu.
Ya, kamu begitu sempurna J
Adalah suatu hal yang
akan sangat membahagiakan bagiku jika kamu masih disini, hai Ge. Aku harap hal
itu masih bisa ku nikmati.
Walau dengan satu
misteri, apakah kamu masih nyaman bersamaku?
Tertanda, Aq J
0 comments:
Post a Comment