Wednesday, 5 February 2014

#NP Dewa 19 – Kangen



Hai, kamu yang ada dalam hatiku, yang senyumnya lebih hangat dari sinar mentari pagi, yang setiap pagi memberi ucapan selamat pagi lengkap bersama emoticon titik dua bintang, yang tadi malam membuat jengkel, yang detik ini ada dalam lagu rindu yang kuputar.


Kuterima suratmu tlah ku baca dan aku mengerti…

Ah, lirik itu mengingatkanku pada suratku kemarin. Sudah kau terima, kan? Bagaimana rasanya menerima surat dariku? Bahagia bukan? Aaaa… J

Kau tanyakan padaku kapan aku akan kembali lagi…

Kau berulang kali bertanya, “kapan pulang?” dengan sabar aku berulang kali menjawab “sabar, tanggal 16 kita ketemu” diikuti emoticon senyum dan emoticon peluk bertubi-tubi. Haha. Dasar kebiasaan!

Kau katakan padaku saat ini ku ingin hangat pelukmu…

Disini hujan, lho. Aku jadi ingin susu cokelat panas. Ah, cokelat panas ya. Buatanmu. Seperti waktu itu. Aaah, rasanya tak ada duanya.  

Semua kata rindumu semakin membuatku, tak berdaya. Menahan rasa ingin jumpa. Percayalah padaku aku pun rindu kamu, ku akan pulang…

Aaaah, liriknya mendayu-dayu sekali. Ini tanggal berapa? Tanggal 5 kan? 10 hari lagi aku pulang! Kamu bahagia? Aku sangaaat bahagia! Sepuluh hari lagi! Sepuluh! Se-pu-luh! Lalu kita berjumpa ya, janji? Janji ya jemput aku. Kamu harus sudah mandi, sudah rapi, sudah  tidak acak-acakan lagi. Dan ingat! Gendutan ya! Gen-du-tan! Lalu kita keliling kota ya, beli cokelat panas dan bersenang-senang!

Ah, finally lagunya habis…

Baiklah, I’ve to go now! Kamu baik-baik ya disana. Yang sabar ya menunggu tanggal 16.







Ah, this is really final…
I miss you, pa… a lot…

0 comments:

Post a Comment

 
 
Copyright © que sera sera
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com