Monday, 9 February 2015

(selamat!)



Jika ada hal yang paling dihindari oleh manusia, pastilah ia ‘kesedihan’. Jika ada hal yang paling ditakuti manusia, pastilah ia ‘kematian’ dan jika ada hal yang paling ditunggu oleh manusia, pastilah ia ‘kebahagiaan’.
Ada banyak cara yang dilakukan oleh Tuhan untuk mengajarkan keseimbangan dalam hidup. Ada banyak takdir yang ditentukan oleh Tuhan untuk memberitau kita bahwa ada keadilan dalam dunia ini. Ada kesedihan? Pasti akan juga ada kebahagiaan. Ada gelak tawa? Pasti akan juga ada tangis haru. Ada kematian? Ya, pasti kelak ada kelahiran. Ada kehilangan? Maka akan ada ‘menemukan’.
*****
Kemarin aku melihat, sosok wanita bertatapan kosong. Dia duduk sendiri di keramaian, di saat ada hingar bingar di sekitar. Aku menghampirinya, mencoba seramah mungkin dengannya. Entah bagaimana, dia menceritakan kisahnya…

Satu tahun telah berlalu. Katanya, hari ini adalah ‘Hari Kelahirannya’. Kini dia sedang mengenang tahun lalu, di tanggal yang sama. Satu tahun lalu, pukul 00.00 dia terjaga, mendengar nada dering handphone nya. Dengan bahagianya, dia mengucapkan terimakasih, diseberang sana kekasihnya menyanyikan lagu ulang tahun untuknya. Hal yang sangat jarang dia dapatkan, sepanjang hidupnya belum pernah ada nyanyian ulang tahun dari kekasih-kekasih sebelumnya. Dia bahagia sekali saat mengenangnya. Senyumnya terkembang jelas di raut wajahnya. Namun, satu tahun telah merubah banyak hal, katanya. Tahun ini, tidak ada panggilan telepon tengah malam dengan nyanyian gembira lainnya. Tahun ini, dia tak lagi bersama kekasihnya. Kali ini mimik wajahnya berubah, tatapan matanya lemah, Bahasa tubuhnya terlihat tak tenang. Dia menopang dagu, sambil melihat ke bawah, terdiam beberapa detik, lalu mencoba menghilangkan raut sedihnya. Dia Nampak mengingat-ingat suatu hal lain. Kini raut wajahnya kembali tersenyum, ekspresi matanya bersinar. Sekali lagi dia mengatakan bahwa satu tahun merubah banyak hal. Memang benar, tahun ini tak ada ucapan special dari pasangannya, tapi di tahun ini dia mendapat banyak hal special dari banyak kejadian. Kue kecil tengah malam, canda tawa dan kado sederhana bersama teman-teman adalah hal special yang ia dapatkan. Belum lagi, rekan kerja baru, lingkungan baru yang ia miliki saat ini.

Dia bergumam panjang, aku kurang jelas mendengarnya, terlalu bising disini. Dia meneguk air mineral lalu tersenyum. Pandangannya ada pada satu orang. Dia melambaikan tangan, orang itu menghampiri kami. Aku tidak tau orang itu siapa, kelihatannya pria ini teman baik wanita yang belum kuketahui namanya. Jam sudah menunjukkan 23.50, aku mulai mengantuk. Pria itu berbincang sebentar dengannya, tak lama pria itu berlalu. Dia berjalan ke kerumunan meninggalkan kami. Wanita itu memperhatikan langkah temannya, kemudian dia tertunduk dan menghela nafas seperti kecewa. Tiba-tiba pria itu berteriak, memanggil sang wanita “Far, Selamat ulang tahun” sambil tersenyum lebar. Wanita itu terperangah dan membalas senyum sang pria. “Terimakasiiiiih. Kamu ingat?” Sang pria hanya tersenyum, lalu berbaur di kerumunan. Wanita itu tersenyum dan bergeming panjang sekali tapi aku tak bisa mendengarnya, kepalaku berat karena mengantuk. Kemudian dia berbisik ke telinga kiriku, “Aku bahagia dia mengingat ulang tahunku. Tiga tahun belakangan ini, dia selalu menjadi yang terakhir mengucapkannya. Aku belum bisa menebak apa artinya. Hanya saja aku bahagia tiap dia mengucapkannya. Mungkin aku sekali lagi, menemukan” Pipinya me-merah, dia menahan malu, dia tersenyum sangat bahagia aku pun jadi tersenyum melihatnya. Beberapa saat kemudian dia memanggil pelayan, meminta dua botol beer. Dia meneguknya hingga mabuk. Aku hendak membangunkannya untuk mengantarnya pulang. Aku mengguncang badannya, “Far, Far, Bangun Far” namun dia tak kunjung terjaga. Aku merebahkan punggungku di sofa, kantukku sudah tak tertahan lagi, terpaksa ku abaikan wanita itu. Tiba-tiba aku mendengar seseorang berteriak di telingaku, “DIFAAAAR, SELAMAT ULANG TAHUUUN!” aku terjaga. Kaget sekali rasanya, aku menoleh sekeliling, tak kutemui wanita random yang bercerita banyak hal denganku semalam. Yang kutemui hanya Kasur, guling, bantal dan teman-temanku dengan kue dan kado lucu. Ternyata semua itu hanya….
*****
Birthday surprise and work-mates in my birthday

Selamat ulang tahun Dwi Febrilia Anjarwati Rahayu, harapan untukku dariku adalah selalu menjadikan Tuhan Nomor satu, nikmatilah esensi kehidupan, Lakukan yang terbaik selagi aku mampu. Bahagiakan orang lain. Jangan menjadi budak ambisi namun juga jangan terlena akan kenikmatan. Ciptakan kebahagiaanmu, Nak : )

Terimakasih atas segala, ucapan, doa, kado surprise dan pengharapan. Mudah-mudahan harapan dan doa kalian dapat menjadi cambuk bagiku untuk berbenah. Feel blessed to have all of you, I love you all : )

1 comments:

Bukan Blog Biasa said...

Membaca suratmu dengan secangkir kopi memang begitu nikmat, tak mampu berhenti :)

Post a Comment

 
 
Copyright © que sera sera
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com